10 Langkah, Penanganan Mobil Matic Setelah Mudik

0

Lebaran sudah berlalu. Agar mobil matic atau metik kita kembali berkinerja baik setelah lelah menempuh perjalanan berat dengan kemacetan berjam-jam bahkan berhari-hari, ada 10 langkah penanganan yang harus kita lakukan.

1. Periksa volume oli matic (automatic transmission fluid/ATF) dalam transmisi matic, sesuaikan dengan spesifikasi. Kalau Anda belum tahu cara memeriksanya, periksakan ke bengkel khusus matic atau ke bengkel resmi. Volume oli matic yang kurang dari spesifikasi bisa mengakibatkan masalah, begitu pula jika berlebih. Kinerja transmisi matic akan terganggu, laju mobil tidak akan normal. Periksa juga volume oli mesin mobil Anda. Pastikan sesuai spesifikasi.

2. Periksa transmisi matic dan mesin dari kebocoran. Kebocoran oli matic mudah dideteksi, biasanya oli matic berwarna merah gelap, merah cerah atau merah kekuningan. Bila terjadi kebocoran, segera periksakan ke bengkel khusus mobil matic/transmisi otomatis, atau ke bengkel resmi agar masalah segera ditangani. Kebocoran oli matic umumnya berasal dari seal pompa oli matic, seal transmisi yang terhubung dengan as roda, seal switch PRNDL, seal sensor-sensor, kebocoran dari lubang/baut kontrol tekanan oli matic, selang pendingin oli transmisi matic yang terhubung dengan radiator, atau bisa juga kebocoran di celah gasket antarblok transmisi matic, bak penampung oli matic atau baut penguras oli matic. Periksa juga oli mesin dari kebocoran.

3. Pastikan selang pendingin oli transmisi matic masih dalam kondisi bagus, tidak getas dan masih terikat kuat. Banyak kasus setelah menempuh perjalanan panjang dengan suhu oli matic dan mesin mobil yang tinggi di tengah terik matahari, mengakibatkan selang pendingin oli matic retak atau rentan pecah. Kebocoran selang pendingin oli matic bisa berdampak fatal dan dipastikan akan merusak transmisi matic mobil Anda. Kalau selang sudah tidak bagus, segera ganti dengan kualitas selang yang bagus, tahan panas dan cairan kimia oli matic. Jangan tunggu bocor baru diganti, periksa sebelum bocor. Untuk usia mobil di atas 5 tahun, penggantian selang pendingin oli matic sangat dianjurkan. Karena selang sudah mulai getas.

4. Pastikan kinerja mesin mobil tetap bagus. Kalau ada masalah, perbaiki terlebih dulu. Pastikan sistem pendingin mesin bekerja dengan baik dan tidak ada kebocoran pascamudik Lebaran. Periksa selang pendingin air dari dan menuju throtle body dari kemungkinan retak, karat atau getas. Ganti bila sudah ada tanda-tanda retak, karat atau getas, atau kalau usia mobil sudah di atas 5 tahun. Tune up mesin mobil agar kinerja kembali bagus. Pastikan mesin mobil tidak overheat, knocking, atau campuran bahan bakar terlalu kurus (lean).

6. Periksa tegangan batery (accu), air accu dan kemampuan penyimpanan dayanya. Dalam kondisi mesin matic di pagi hari, periksa tegangan batery. Bila tegangan minimum 12,6 volt saat pagi hari sebelum mesin dinyalakan, daya simpan batery masih bagus. Kalau kurang mulai waspada, atau segera ganti batery dengan yang baru. Apalagi kalau usia pakai batery sudah di atas 1,5 tahun, ada baiknya segera diganti dari pada mogok. Mobil matic sekarang bekerja dikendalikan ECU (Electronic Control Unit) dan TCU (Transmission Control Unit). Batery yang lemah dengan kemampuan pengisian alternator yang kurang dapat mengganggu kinerja mesin dan transmisi matic. Pastikan pula sistem pengisian batery bagus.

6. Lihat jarak tempuh mobil matic Anda. Bila jarak tempuh sudah di atas 50.000 km dan oli matic belum pernah diganti dari baru, ada baiknya bila oli matic diganti. Demi kenyamanan pemakaian harian. Kualitas oli yang buruk mengganggu kinerja matic, dan memperpendek usia pakai transmisi matic. Apalagi kalau jarak tempuh 50.000 km dicapai untuk perjalanan dalam kota, sudah sewajarnya oli matic diganti baru.

7. Kalau poin 1 – 6 sudah dikerjakan dengan baik, sekarang coba kendarai mobil matic Anda. Apakah ada gangguan atau gejala yang aneh/tidak wajar saat tuas digeser dari P ke R, R ke N, N ke D, D ke 3 (kalau tersedia), atau D ke 2 dan 2 ke 1, begitu sebaliknya. Kalau ada gejala aneh seperti timbul entakan kasar, sebaiknya periksakan dulu ke bengkel matic/transmisi otomatis atau ke bengkel resmi. Kalau semua perpindahan tuas mulus, lanjut tes jalan.

8. Coba kendarai mobil matic Anda, lalu rasakan perpindahan gigi otomatisnya di setiap perpindahan percepatan apakah normal seperti mengayun (untuk transmisi matic jenis AT) dan perpindahan percepatan mulus untuk jenis CVT (Continuously Variable Transmission). Kalau perpindahan terganggu, atau muncul bunyi aneh dari dalam transmisi, segera periksakan ke bengkel. Urungkan niat untuk membawa mudik Lebaran mobil matic Anda, daripada muncul masalah di jalan.

9. Saat berkendara, pastikan tombol overdrive (ODoff) bekerja dengan baik. Atau pastikan pedal shift manual, untuk jenis tiptronic (manual-matic) bekerja dengan baik.

10. Saat melaju, coba sekali waktu di-kick down (pedal gas diinjak dalam dengan cepat), apakah mobil matic masih responsif atau tidak. Kalau ada masalah segera periksakan ke bengkel terpercaya Anda.

worner AUTOMATIC
Bengkel Khusus Mobil Matic dan Transmisi Otomatis

Jl Tegal Rotan 1A (samping kiri Pasar Modern Bintaro), Pondok Aren, Tangerang Selatan. 500m dari Pintu Keluar Tol Pondok Aren.
HP/WA: 08121015018

CATATAN
Tulisan yang hampir sama dengan judul berbeda menjelang Lebaran dimuat di website www.liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here