Menjual Mobil Matic Sekond agar Harganya Tinggi

0
10

Menjual mobil matic sekond/bekas agar harga jualnya tinggi tidak mudah, di tengah masyarakat kita yang belum memprioritaskan aspek kenyamanan dalam berkendara. Ada berbagai pengalaman tak mengenakkan dari para pemilik mobil matic yang dihimpun oleh KOMPASMATIC.com, selama proses penjualan. Pengalaman buruk itu bisa dikelompompokkan sebagai berikut:

1. Mobil matic yang masih bagus ditawar calon pembeli baik pedagang maupun pemakai, dengan harga yang sangat rendah. Bahkan lebih rendah dari harga mobil manual dengan tahun produksi dan yang sama. Alasan mereka menawar dengan harga rendah bermacam-macam. Biasanya mereka beralasan mobil matic biaya perawatannya mahal. Kalau sampai rusak biaya perbaikannya juga mahal. Mereka tidak mau menanggung risiko perbaikan bila mobil itu sampai ke tangan dia. Karena itu lebih aman bagi mereka untuk membeli dengan harga rendah, bisa Rp 5 juta – Rp 20 juta di bawah harga pasar. Tergantung kelas mobil, jenis dan tipenya.

2. Alasan lain yang sering diungkapkan calon pembeli mobil matic adalah usia pakai mobil matic tersebut. Semakin lama usia pakainya, misalnya lebih dari 7 tahun, mereka akan menawar dengan harga lebih rendah dari mobil manual. Apalagi kalau usia pakai kita lebih dari 10 tahun, wahhh… dijamin mereka makin bersemangat menekan harga.

3. Jenis transmisi otomatis juga tak jarang menjadi alasan mereka menawar dengan harga rendah. Misalnya, calon pembeli sudah tahu kalau mobil matic kita mengadopsi transmisi otomatis jenis AT atau Step AT, tapi mereka menghendaki perpindahan percepatan otomatis mulus tanpa ayunan seperti halnya mobil dengan transmisi otomatis CVT (continuously variable transmission). Ketika kita mengatakan mobil matic kita non-CVT, ini menjadi alasan mereka untuk menawar dengan harga rendah. Padahal mengendarai mobil matic jenis CVT maupun AT/Step AT itu soal selera. Banyak orang yang lebih suka mengendarai mobil matic jenis AT/Step AT, tapi banyak juga yang suka dengan CVT. Masing-masing jenis transmisi otomatis baik AT/Step AT maupun CVT punya kelebihan dan kekurangan. Masing-masing punya nilai lebih, dan nilai minusnya.

4. Ada lagi alasan yang nggak bermutu. Misalnya, di Indonesia masih sangat jarang bengkel/teknisi yang menguasai mobil matic dengan baik. Begitu pula tidak banyak teknisi mobil atau bengkel-bengkel di luar kota atau daerah pelosok yang menguasai teknis perbaikan mobil matic dengan baik. Kalau suatu ketika pergi jauh dan ada masalah di jalan, bisa repot nanti. Dengan alasan itu mereka semakin semangat lagi mempengaruhi kita untuk menekan harga. Kalau nanti mogok di jalan bagaimana?

5. Ada lagi alasan, yaitu harga jual jatuh. Mereka beralasan, kalau membeli mobil matic kita dengan harga wajar bisa rugi besar saat menjualnya nanti. Karena harga jual mobil matic untuk pindah tangan ke-3, ke-4 dst makin jatuh.

Ingin harga rendah

Setidaknya 5 alasan yang kami himpun, yang diungkapkan calon pembeli mobil matic saat menawar mobil matic mereka. Tujuannya hanya satu, bagaimana mereka bisa mendapatkan mobil matic kita dengan harga serendah-rendahnya.

Kondisi seperti itu sangat wajar terjadi. Prinsip ekonomi mengatakan, beli dengan harga serendah-rendahnya, lalu jual dengan harga setinggi-tingginya. Kalau mereka bisa dapat untung Rp 10 juta per unit mobil, mengapa harus ambil untung Rp 1 juta. Begitu ilustrasinya. Kondisi itu diperparah dengan “kampanye negatif” yang dengan gencar mendiskreditkan keberadaan mobil matic. Bagi pedagang mobil bekas sudah jelas mereka ingin margin yang lebih besar. Bagi teknisi/bengkel mobil matic alasannya sederhana, kalau makin banyak orang yang punya mobil matic, mereka takut bengkel mereka tidak laku. Karena teknisi mobil mereka tidak menguasai perbaikan mobil matic, apalagi mobil matic dengan fasilitas dan mode pengoperasian yang kian canggih.

Lalu bagaimana caranya agar kita bisa menjual mobil matic kita dengan harga tinggi? Begini strateginya:

1. Kenali mobil matic kita dengan baik.

Mengenali terlebih dulu dengan baik mobil matic yang mau Anda jual adalah tindakan tepat. Apa saja yang harus diperhatikan:

a). Body mobil. Pastikan keseluruhan body mobil Anda mulus. Kalau ada sedikit-sedikit goresan alangkah baiknya dihilangkan terlebih dulu. Kalau body mobil sudah penyok-penyok, tidak ada salahnya diperbaiki di bengkel ketok magic, atau di bengkel bodi lainnya. Pastikan body mobil dalam keadaan bersih dan mengkilat.

b). Pastikan pula seluruh aksesoris berfungsi dengan baik. Perhatikan lampu-lampu menyala dengan baik. Peralatan audio-visual bekerja dengan baik.

c). Pastikan pula kabin mobil dalam kondisi yang bagus. Bersihkan semua kotoran-kotoran yang melekat dalam kabin. Beri pengharum untuk menghilangkan bau tak sedap. Pastikan tempat duduk, dashboard, dan berbagai panel instrumen lain dalam kondisi baik dan bersih. Tak ketinggalan pula pastikan lantai mobil juga bersih.

d). Perhatikan pula kondisi mesin mobil Anda. Apakah sudah bersih atau masih ada kotoran debu dan oli di sana sini. Bersihkan terlebih dulu. Juga kotoran yang terdapat di antara celah-celah komponen. Pastikan mesin juga berkinerja baik. Kinerja mesin mobil yang baik juga ditunjukkan oleh gas buang mobil Anda dari knalpot. Mobil dengan kinerja mesin yang baik umumnya tidak mengeluarkan asap hitam atau putih dari lubang knalpotnya, sekalipun Anda injak pedal gasnya dalam-dalam. Waspada jika asap yang keluar dari lubang knalpot mobil Anda berwarna hitam. Sistem pembakaran mobil Anda sedang dalam masalah. Bisa karena kondisi campuran udara dan bahan bakar yang tidak ideal. Begitu pula kalau dari lubang knalpot Anda keluar asap berwarna putih. Bila pedal gas ditekan dalam-dalam, semakin banyak asap putih yang keluar. Kalau itu terjadi, biasanya terjadi kebocoran oli yang masuk ke ruang bakar. Penyebabnya bermacam-macam, bisa karena piston atau ring piston aus, atau kebocoran klep. Biaya perbaikan bisa cukup besar.

Setelah memeriksa 4 poin di atas, calon pembeli mobil matic Anda akan langsung berkesimpulan kalau mobil matic Anda selalu dalam perawatan yang baik. Kalau persepsi positif sudah muncul, akan memudahkan Anda dalam bernegosiasi pada tahapan berikutnya.

2. Melihat kinerja transmisi otomatis.

Untuk melihat bagaimana kondisi tansmisi mobil matic Anda apakah dalam kinerja yang baik atau tidak, kenali dulu berbagai gejalanya. Ada banyak permasalahan yang memengaruhi kinerja mobil matic, tetapi Anda tidak harus mengetahui semua. Cukup memperhatikan beberapa hal penting pertanda mobil matic berada dalam masalah:

a). Menyentak saat perpindahan gigi otomatis. Perhatikan dengan baik, apakah saat Anda mengendarai mobil matic, saat kecepatan bertambah dan perpindahan gigi secara otomatis berlangsung, terjadi entakan. Perhatikan pula entakan yang dirasakan kasar atau tidak. Kalau itu sampai terjadi, berarti kinerja mobil matic Anda sedang tidak prima.

b). Perpindahan gigi otomatis terlalu cepat atau terlalu lambat. Normalnya ketika terjadi perpindahan gigi otomatis berlangsung halus, ada sedikit ayunan ketika misalnya perpindahan gigi otomatis terjadi dari gigi 1 ke gigi 2 (untuk non-CVT). Tapi bisa saja saat terjadi perpindahan gigi otomatis berlangsung lebih cepat, sebelum mobil mendapat tenaga yang cukup percepatan otomatis sudah bergeser. Atau bisa jadi terlalu lambat. Seharusya dalam kecepatan tertentu tenaga mesin sudah cukup untuk melakukan perpindahan gigi otomatis, tetapi perpindahan tidak kunjung terjadi. Akibatnya ketika perpindahan otomatis terjadi, menjadi tidak mulus.

c). Tuas pemindah gigi manual pada mobil matic sulit digeser. Misalnya dari P ke R lalau ke N, D, 2 dan 1/L atau sebaliknya.

d). Muncul bunyi-bunyian dari unit transmisi otomatis baik saat tuas ada di posisi P, R, N, D, 2, 1/L atau pilihan mode lainnya. Bunyi yang muncul bisa dengungan atau seperti logam beradu.

e). Mobil matic tidak mau jalan, meski tuas sudah digeser ke posisi R, D, 2 atau 1/L dan pedal gas diinjak. Atau mobil matic tidak mau jalan pada salah satu pilihan pengoperasian di atas.

f). Mobil matic tidak bertenaga. Sekalipun pedal gas sudah diinjak dan mesin meraung tapi tarikan terasa berat. Mobil seperti tidak bertenaga dan konsumsi BBM boros.

g). Saat deselerasi, atau ketika Anda membawa mobil melaju kencang lalu Anda lepas pedal gas. Pada kecepatan tertentu laju mobil matic seperti tertahan sesaat, sebelum kembai normal.

h). Terjadi kebocoran oli matic (ATF) pada unit transmisi otomatis. Apakah itu dari bak penampungan oli atau dari celah-celah seal yang sudah aus.

Setelah Anda mengenal dengan baik kondisi dan kinerja mobil matic Anda, – minimal untuk 8 poin kinerja transmisi matic di atas, langkah selanjutnya adalah melakukan negosiasi. Butuh trik-trik khusus agar proses negosiasi berjalan mulus dan memberi manfaat lebih besar buat kita. Berikut ini trik bernegosiasi yang baik agar mobil matic kita terjual dengan harga tinggi:

1. Percaya diri. Anda harus punya keyakinan bahwa mobil matic Anda dalam kondisi baik dan memang sungguh-sungguh baik. Keyakinan diperlukan agar saat negosiasi, pendirian Anda tidak mudah goyah.

2. Jangan ragu mengatakan mobil kita bagus. Kalau memang mobil matic kita dalam kinerja bagus, jangan ragu untuk mengatakan itu berkali-kali. Kalau perlu calon pembeli bisa mencobanya sendiri, tentu harus didampingi. Upaya mempersuasi calon pembeli perlu, agar punya keyakinan yang sama. Karena bagaimanapun pembeli mobil matic tidak mau beli barang rongsokan.

3. Jangan mudah terpengaruh. Kalaupun calon pembeli menawar dengan harga rendah, apalagi cenderung tidak rasional, jangan ikuti alur permainan dia. Dia bisa mengatakan kalau biaya perbaikan transmisi otomatis mahal, susah cari teknisi/bengkel dan banyak alasan lain. Tapi Anda cukup mengatakan mobil matic Anda dalam kinerja yang bagus, boleh dibuktikan. Ketika pembeli mendesak dan mengatakan kalau nanti dua-tiga tahun lagi dia harus memperbaiki, katakan dengan bijaksana bahwa itu tidak akan terjadi kalau pemakaian mobil matic berlangsung normal. Tidak untuk balapan. Kalau dia masih mendesak, katakan bahwa ketika Anda membeli perangkat elektronik, apakah bisa dijamin tidak akan ada masalah. Kemungkinan itu selalu ada, bahkan saat membeli perangkat elektronik baru sekalipun. Tapi bisa saja Anda mendapat perangkat elektronik yang berusia belasan bahkan puluhan tahun tidak bermasalah. Begitu pula dengan mobil matic. Sistem operasi mobil matic modern, sudah terkomputerisasi, sama dengan perangkat elektronik. Bahkan sudah melalui serangkaian uji yang ketat.

4. Perkuat argumentasi. Upayakan untuk memperkuat argumentasi Anda supaya calon pembeli terpikat. Misalnya bercerita tentang sejarah mobil Anda itu, dan bagaimana Anda memperlakukannya selama ini. Bagaimana Anda melakukan perawatan seperti penggantian oli dan sparepart. Tunjukkan komponen-komponen yang baru yang sudah Anda ganti. Kalau Anda mengganti dengan komponen asli, katakan juga. Begitu pula kalau Anda mengganti komponen kualitas (KW) 2 atau 3, sampaikan juga. Ini penting untuk membangun rasa percaya calon pembeli.

5. Jangan pernah berpikir takut tidak ada yang beli. Kalau ini merasuki pikiran Anda, calon pembeli mudah menebaknya. Dan, Anda sudah pasti akan menjadi makanan empuk mereka. Pastikan bahwa Anda cukup punya percaya diri. Kalau calon pembeli itu tidak jadi, yakinkan bahwa di luar sana akan banyak orang yang antre akan membeli mobil matic Anda.

6. Hindari menyampaikan kebohongan. Kebohongan hanya akan menciptakan masalah. Jangan sekali-sekali berbohong. Misalnya Anda baru mengganti sparepart, tapi setelah calon pembeli melihat, ternyata belum diganti. Kalau ini sampai terjadi, apapun yang Anda sampaikan di atas tidak banyak manfaatnya.

7. Beri keyakinan pada calon pembeli. Yang tidak boleh lupa sampaikan kepada calon pembeli bahwa dia tidak akan menyesal membeli mobil Anda. Karena mobil matic Anda terawat dengan baik, dan dalam kondisi yang prima.

Begitulah cara menjual mobil matic second/bekas agar harga jualnya tinggi. Selamat mencoba!

“Enjoy with your matic car”.

SHARE
Previous articleTips Membeli Mobil Matic Bekas
Next articlePenyebab Utama Kecelakaan Mobil Matic
Hermas Efendi Prabowo adalah seorang penulis artikel bidang otomotif sekaligus teknisi ahli mobil matic. Spesialisasinya mendiagnosa, merawat dan memperbaiki transmisi otomatis/mobil matic AS, Eropa dan Asia (diagnostic & repair specialist). Kemampuannya dalam memahami sistem kerja tiap komponen dan antarkomponen dalam mobil matic sangat mendetail. Menguasai perawatan dan perbaikan masalah mekanis, hidrolis, kelistrikan dan sistem kendali mobil dan transmisi otomatis (computerized engine & transmission control). Berpengalaman menjadi technical advisor mobil matic. Kemampuannya menulis artikel diasah selama 14 tahun berkarier sebagai wartawan Harian KOMPAS, media cetak terbesar di Indonesia. Jenjang kompetensi jurnalisnya sebagai Wartawan Utama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here